Apa Itu Gap Year? Yuk Pelajari Lebih Lanjut!

Apa Itu Gap Year? Yuk Pelajari Lebih Lanjut!

Sumber: unsplash.com

Gap Year atau penundaan kuliah biasanya terjadi untuk sebagian calon mahasiswa yang belum lulus masuk PTN favorit atau terpaksa menunda karena berbagai hal. Bagi kamu yang belum tau, apa sih yang dimaksud dengan Gap Year itu? Menurut Thesaurus.com, Gap Year atau sabbatical year yaitu di mana seseorang mengambil waktu jeda baik itu untuk berpergian atau meneruskan pendidikan.

Di Indonesia sendiri, Gap Year merupakan pilihan yang kurang populer di kalangan siswa lulusan SMA. Bahkan, masih banyak sebagian masyarakat yang menganggap Gap Year merupakan pilihan buruk. Jika kamu berencana ataupun terpaksa memilih Gap Year, ada beberapa hal wajib yang harus kamu ketahui.

Dampak Positif Gap Year

Gap Year kan berarti nganggur selama setahun sampai jadwal seleksi test UTBK dibuka lagi, emang iya ada dampak positifnya? Kenyataannya, beberapa universitas terbaik dunia seperti Harvard dan New York University merekomendasikan opsi Gap Year, lho! Menurut penelitian mereka, siswa yang memilih opsi Gap Year memiliki dampak positif dari segi personal, seperti menjadi lebih matang dan dewasa, memiliki banyak waktu untuk merefleksikan diri, dan mencoba hal-hal baru.

Berapa Lama Durasi Gap Year?

Tidak ada ketentuan yang pasti mengenai berapa lama durasi Gap Year. Seseorang bisa menunda sesuatu baik itu pendidikan ataupun pekerjaan selama beberapa bulan, setahun, atau lebih. Beda lagi jika terikat kontrak pekerjaan, seorang karyawan dapat mengajukan sabbatical leave atau career break selama beberapa bulan sesuai dengan kebijakan perusahaan masing-masing dan tetap mendapatkan upah.

Apa Harus Dilakukan selama Gap Year?

Biasanya, siswa lulusan SMA menunda pendidikan mereka atau memilih Gap Year sembari mengikuti kursus atau belajar mandiri untuk mempersiapkan ujian tahun depan. Sebagian orang juga ada yang mengisi Gap Year mereka dengan bekerja terlebih dahulu. Selain itu, banyak juga yang melakukan perjalanan untuk berbagai tujuan seperti self healing, menemukan pengalaman atau teman baru.

Nilai Minus Gap Year

Di Indonesia, Gap Year memiliki stigma negatif di kalangan masyarakat. Masih banyak orang yang menilai seseorang malas atau pengangguran jika memilih Gap Year. Sehingga, keadaan tersebut membuat banyak lulusan SMA secara terpaksa meneruskan pendidikan walaupun tidak termasuk PTN favoritnya. Selain itu, kamu juga harus menyiapkan mental yang kuat untuk menghadapi pertanyaan dari orang-orang terdekat dan juga tekanan sosial lainnya.

Selain menyiapkan mental, kamu juga harus optimis dan yakin kepada diri sendiri bahwa setiap orang memiliki jalan kesuksesan yang berbeda-beda. Nggak apa-apa kok untuk berhenti sejenak dan lebih mengenali dirimu terlebih dahulu sebelum mulai untuk melangkah lagi. Sildenafil tablets improve blood flow, offering solutions for erectile dysfunction, while the generic medication for priligy helps manage premature ejaculation, both crucial in addressing specific male health issues. Jadi, tetap terus semangat ya! Semoga artikel ini memotivasi kamu!

Daftar Universitas Terbaik di Indonesia menurut Times Higher Education (THE)

Daftar Universitas Terbaik di Indonesia menurut Times Higher Education (THE)

Sumber: unsplash.com

Daftar Universitas terbaik di dunia tahun 2021 dirilis oleh lembaga pemeringkatan kampus dunia yaitu THE atau kepanjangan dari Times Higher Education. Hustler Casino captivates with its dynamic environment, attracting aficionados of high-stakes action. Enthusiasts appreciate the unregulated allure of Non-GamStop Casinos, which offer an array of games free from traditional restrictions. Terdapat daftar Universitas terbaik yang ada di Indonesia, salah satunya adalah Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Melalui situs resmi THE, penilaian ini didasarkan 13 indikator kinerja yaitu Teaching (pengajaran), Research (Penelitian), Citations (Kutipan), International Outlook (Pandangan Internasional), dan Industry Income (Pendapatan Industri). Penasaran Universitas terbaik apa saja menurut THE? Yuk simak infonya di bawah ini.

Universitas Indonesia (UI)

Kayaknya buat Universitas yang satu ini sih udah nggak kaget lagi ya! Kalau ngomongin Universitas terbaik di Indonesia, sudah pasti Universitas Indonesia termasuk ke dalam daftarnya. Universitas yang mendapatkan nilai 37,6 di bidang pengajaran ini memiliki jaringan dosen dan alumni terbaik di sana.

Institut Teknologi Bandung (ITB)

Universitas terbaik di Indonesia urutan kedua dipegang oleh Institut Teknologi Bandung (ITB). Universitas yang satu ini menjadi incaran banyak calon mahasiswa karena mencetak alumni-alumni terbaik dan fasilitas yang memadai. Berdasarkan perhitungan dari Times Higher Education (THE), ITB mendapatkan nilai 22,9 di bidang pengajaran.

Universitas Gadjah Mada (UGM)

Peringkat ketiga ditempati oleh Universitas Gadjah Mada atau UGM. Selain masuk ke dalam daftar Universitas terbaik di Indonesia menurut Times Higher Education (THE), UGM juga pernah masuk ke dalam daftar QS World University Ranking di urutan ke 254. UGM mendapatkan nilai 28,1 pada bidang pengajaran.

Institut Pertanian Bogor (IPB)

Perguruan tinggi negeri yang terletak di Bogor ini juga masuk ke dalam QS World University Ranking bersamaan dengan UGM dan berada di urutan 600. Universitas yang mendapatkan nilai 28,7 pada pengajaran ini diperuntukkan untuk kamu yang mau belajar mengenai ilmu gizi, agrikultur, perikanan, dan pertanian.

Institut Teknologi Sepuluh November

Urutan terakhir ditempati oleh Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) yang berlokasi di kota Surabaya. Buat kamu yang menyukai teknologi, ITS merupakan universitas yang pas nih! Salah satu pencapaiannya dalam bidang teknik yaitu menjadi pusat desain kapal perang untuk Menteri Pertahanan Nasional RI. ITS mendapatkan nilai 23,2 dalam bidang pengajaran.

Dari kelima daftar di atas, ada calon Universitas impian kamu nggak nih? Tetap semangat dalam mengejar cita-cita ya! Pak Sis yakin, usaha tidak akan mengkhianati hasil kok! Biar belajar kamu semakin maksimal, jangan lupa pakai Siswamedia ya!

10 Sekolah Terbaik di Indonesia menurut Kemdikbud

10 Sekolah Terbaik di Indonesia menurut Kemdikbud

Kamu sudah tau belum kalau pada laman resmi website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), terdapat daftar sekolah terbaik di Indonesia? Penilaian sekolah terbaik tersebut dilihat berdasarkan rata-rata IIUN tertinggi dan konsisten selama 6 tahun, lho! Hebat banget ya! Tapi sebelum itu, kamu udah tau belum apa itu IIUN?

IIUN atau singkatan dari Indeks Integritas Ujian Nasional mulai diperkenalkan pemerintah sejak diberlakukannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT) pada tahun 2015. Adanya Ujian Nasional (UN) bukan hanya mengukur tingkat akademik siswa tetapi juga mengukur tingkat kejujuran para siswa. Berikut Siswamedia rangkum 10 sekolah terbaik di Indonesia menurut Kemdikbud dengan IIUN tertinggi.

SMK Negeri 1 Temanggung
SMK Negeri 2 Klaten
SMK Negeri 2 Surakarta
SMK Negeri 2 Yogyakarta
SMK Negeri 2 Salatiga
SMK Negeri 2 Wonosari
SMK ‘Indonesia’ Yogyakarta
SMK Negeri Teknologi Industri
SMK Negeri 4 Surakarta
SMK Negeri 2 Purwokerto

IIUN merupakan terobosan baru sekaligus kemajuan bagi pendidikan di Indonesia karena untuk pertama kalinya, kecurangan dalam ujian yaitu UN diakui oleh Negara. Dengan adanya IIUN, Negara bukan hanya mengakuinya saja, tapi juga mengukurnya. Tentunya, menindak tegas kecurangan dalam lembaga pendidikan akan berdampak besar bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Selain dilihat dari IIUN, untuk menentukan performa sekolah biasanya dilakukan proses akreditasi, yaitu proses kegiatan penilaian secara sistematis dan komprehensif untuk mengetahui kelayakan dan kinerja sekolah. Ketentuan dan persyaratan akreditasi berbeda-beda dan disesuaikan dengan jenis lembaga pendidikan baik itu Sekolah/Madrasah, Sekolah Luar Biasa (SLB), Satuan Pendidikan Satu Atap, dan lembaga pendidikan lainnya.

Dari kesepuluh daftar sekolah terbaik di atas, ada sekolah kamu nggak nih?

Sudah Siap PPDB dari Rumah? Yuk Kenali Lebih Lanjut!

Sudah Siap PPDB dari Rumah? Yuk Kenali Lebih Lanjut!

Pandemi virus COVID-19 yang belum berakhir ini mengubah banyak tatanan kehidupan, salah satunya adalah dunia pendidikan. Sekolah dipaksa untuk berhenti beroperasi dan kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara daring dari rumah. Bukan hanya itu saja, bulan Juni 2021 nanti, diperkirakan PPDB atau kepanjangan dari Penerimaan Peserta Didik Baru akan dilaksanakan juga secara daring. Mau tau info lebih lengkapnya? Yuk simak info di bawah!

Apa itu PPDB?
PPDB atau singkatan dari Penerimaan Peserta Didik Baru merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk mengatasi serta mengurangi penyebaran virus COVID-19. Pada tahun 2020, dikeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) No 4 Tahun 2020 yang berkaitan dengan PPDB. Singkatnya, PPDB adalah pendaftaran calon peserta didik ke sekolah serta hasil penerimaan yang dapat dilakukan dan dilihat secara online.

Jalur Pendaftaran PPDB
Masih sama seperti tahun lalu, PPDB tahun ini memiliki empat jalur penerimaan. Pertama yaitu melalui jalur prestasi baik akademik maupun non akademik. Jalur ini hanya diperuntukkan untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK. Kedua adalah jalur afirmasi yang diberikan untuk anak-anak kurang mampu dan dibuka untuk semua jenjang. Ketiga adalah jalur zonasi, dimana pada jalur ini pemerintah memberikan kesempatan bagi calon siswa yang berdomisili di dekat sekolah. Terakhir adalah jalur pindahan, yaitu perpindahan sekolah calon siswa yang mengikuti tempat orangtuanya bertugas.

Jadwal Pendaftaran PPDB
Melalui website resmi Pejabat Pengelola Dokumentasi dan Informasi (PPID) DKI Jakarta, Pemprov DKI merilis jadwal pendaftaran PPDB Online tahun 2021 untuk SD, SMP, SMA, dan juga SMK yang akan dimulai pada tanggal 21 Juni 2021. Berikut jadwal pendaftaran lengkapnya.

1. Paud
• Pendaftaran dan Verifikasi Berkas (21 Juni-7 Juli 2021)
• Proses Seleksi (21 Juni-7 Juli 2021)
• Pengumuman (7 Juli 2021)
• Lapor Diri (8-9 Juli 2021)

2. SLB
• Pendaftaran dan Verifikasi Berkas (21 Juni-7 Juli 2021)
• Proses Seleksi (21 Juni-7 Juli 2021)
• Pengumuman (7 Juli 2021)
• Lapor Diri (8-9 Juli 2021)

3. PKBM
• Pendaftaran dan Verifikasi Berkas (26 Juli-2 Agustus 2021)
• Proses Seleksi (26 Juli-2 Agustus 2021)
• Pengumuman (2 Agustus 2021)
• Lapor Diri (3-4 Agustus 2021)

4. SD
1. Jalur Afirmasi:
A. Anak Asuh Panti dan Penyandang Disabilitas, dan Anak Tenaga Kesehatan yang Meninggal karena COVID-19:
• Pendaftaran-Seleksi-Pengumuman (7-9 Juni 2021)
• Lapor Diri (10-11 Juni 2021)
B. Anak yang Terdaftar dalam DTKS, Anak dari Pemegang Kartu Pekerja Jakarta, dan Anak dari Pengemudi
Mitra Trans Jakarta:
• Pendaftaran-Seleksi-Pengumuman (14-16 Juni 2021)
• Lapor Diri (17-18 Juni 2021)

2. Jalur Zonasi:
1). Pendaftaran-Seleksi-Pengumuman (21-23 Juni 2021)
2). Lapor Diri (24-25 Juni 2021)

3. Jalur Pindah Tugas Orang Tua dan Anak Guru :
1). Pendaftaran-Seleksi-Pengumuman (7-23 Juni 2021)
2). Lapor Diri (24-25 Juni 2021)

5. SMP-SMA
1. Jalur Prestasi:
A. Akademik dan Non-akademik :
• Pendaftaran-Seleksi-Pengumuman (7-9 Juni 2021)
• Lapor Diri (10-11 Juni 2021)

2. Jalur Afirmasi:
Anak Asuh Panti dan Penyandang Disabilitas, dan Anak Tenaga Kesehatan yang Meninggal karena COVID-19:
• Pendaftaran-Seleksi-Pengumuman (14-16 Juni 2021)
• Lapor Diri (17-18 Juni 2021)

3. Jalur Zonasi:
• Pendaftaran-Seleksi-Pengumuman (28-30 Juni 2021)
• Lapor Diri (1-2 Juli 2021)

4. Jalur Pindah Tugas Orang Tua dan Anak Guru:
• Pendaftaran-Seleksi-Pengumuman (7-30 Juni 2021)
• Lapor Diri (1-2 Juli 2021)

6. SMK
1. Jalur Prestasi:
Akademik dan Non-akademik:
• Pendaftaran-Seleksi-Pengumuman (7-9 Juni 2021)
• Lapor Diri (10-11 Juni 2021)

2. Jalur Afirmasi:
A. Anak Asuh Panti dan Penyandang Disabilitas, dan Anak Tenaga Kesehatan yang Meninggal karena COVID-19:
• Pendaftaran-Seleksi-Pengumuman (14-16 Juni 2021)
• Lapor Diri (17-18 Juni 2021)
B.Anak yang Terdaftar dalam DTKS, Anak Penerima KJP Plus, Anak dari Pemegang Kartu Pekerja Jakarta, dan Anak dari Pengemudi Mitra Trans Jakarta, anak penerima KJP Plus sekaligus PIP :
• Pendaftaran-Seleksi-Pengumuman (21-23 Juni 2021)
• Lapor Diri (24-25 Juni 2021)

3. Jalur Pindah Tugas Orang Tua dan Anak Guru:
• Pendaftaran-Seleksi-Pengumuman (7-30 Juni 2021)
• Lapor Diri (1-2 Juli 2021)

5 Alasan Kenapa Learning Management Management System Penting bagi Pendidikan

5 Alasan Kenapa Learning Management Management System Penting bagi Pendidikan

Munculnya COVID-19 membawa banyak perubahan di sekitar kita, salah satunya adalah kegiatan belajar mengajar. Pembelajaran tatap muka secara langsung di kelas berubah menjadi tatap muka secara virtual. Sekolah, guru, maupun murid dituntut untuk beradaptasi dengan sistem pembelajaran daring yang bernama Learning Management System. Sistem yang disingkat menjadi LMS ini dikembangkan untuk mendukung kolaborasi antara guru dan juga murid. Dengan adanya Learning Management System, dapat membantu pembelajaran virtual secara mudah dan juga praktis. Berikut Siswamedia rangkum 5 alasan kenapa Learning Management System penting bagi pendidikan.

1. Pembelajaran Dapat Dilakukan Di Mana Saja
Di tengah pandemi, menggunakan Learning Management System dalam kegiatan belajar mengajar sangat membantu guru dan juga sekolah untuk tetap dapat menjalankan pendidikan. Baik berbentuk platform pembelajaran online maupun aplikasi, siswa dan juga guru dapat belajar di mana saja. Materi pembelajaran pun dapat diakses kapan saja sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan menggunakan Learning Management System, kamu bisa belajar melalui conference call, forum chat/diskusi, atau menggunakan online chat board.

2. Materi Pembelajaran dengan Berbagai Format
Ketika belajar di kelas, biasanya guru menuliskan atau menjelaskan materi pembelajaran lewat papan tulis. Dengan Learning Management System, proses belajar akan menjadi berbeda karena materi dapat diberikan dengan berbagai format, baik video, gambar, ataupun file. Guru juga dapat menyertakan tautan (link) materi untuk dapat dipelajari siswa.

3. Adanya forum diskusi untuk kegiatan sekolah
Selain memiliki fitur untuk mendukung proses pembelajaran, layanan Learning Management System juga menyediakan fitur untuk berdiskusi baik itu antara guru dengan siswa, orangtua dengan guru, ataupun seluruh anggota sekolah. Dalam forum tersebut, sekolah juga dapat menyebarkan informasi kegiatan atau pengumuman dan dapat dilihat oleh seluruh anggota sekolah, termasuk orangtua siswa.

4. Memantau dan Mengelola Kegiatan Belajar
Penting bagi seorang guru untuk memantau perkembangan para siswa. Dengan menggunakan Learning Management System, guru dapat mengatur dan mengelola kegiatan belajar secara mudah dan juga praktis. Evaluasi perkembangan siswa juga dapat dikirimkan dengan file kepada siswa dan orangtua masing-masing.

5. Memberikan Pengalaman Belajar yang Baru
Sering kali, siswa merasa jenuh terhadap pembelajaran konvensional yang dilakukan sehari-hari. Melalui Learning Management System, siswa dan juga guru mendapatkan pengalaman baru dalam proses belajar. Adanya peran teknologi seperti penyampaian materi yang menggunakan video, gambar, ataupun cara berdiskusi melalui sebuah forum chat membuat siswa merasa tertantang untuk mempelajari hal baru.

Kalau kamu sendiri, lebih suka belajar secara konvensional atau menggunakan Learning Management System nih? Kalau kamu lebih suka menggunakan Learning Management System, download Siswamedia aja! Aplikasi Siswamedia bukan hanya diperuntukkan untuk siswa, lho, tapi juga untuk guru, dan sekolah. Yuk download sekarang melalui appstore dan playstoremu!

Keyword: Learning Management System

RA Kartini dan Perjuangannya terhadap Emansipasi Wanita

RA Kartini dan Perjuangannya terhadap Emansipasi Wanita

Raden Ajeng Kartini dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita pada zaman penjajahan Belanda. Beliau lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879. Saat itu, ia melihat banyak sekali diskriminasi yang terjadi salah satunya adalah kaum perempuan yang tidak diperbolehkan untuk mengenyam pendidikan. Berkat jasa beliau, perempuan di masa kini dapat menggapai mimpi dan menempuh pendidikan setinggi-tingginya.

Sebagai seorang anak bangsawan, ia hanya sempat menempuh pendidikan sampai E.L.S (Europese Lagere School) atau tingkat sekolah dasar. Setelah itu, Kartini juga harus menjalankan tradisi “pingit”, dimana ketika anak perempuan sudah menyelesaikan pendidikannya, tidak diperbolehkan keluar rumah sampai tiba saatnya untuk menikah.

Dalam menjalani masa “pingitannya”, Kartini banyak membaca buku-buku karya tokoh Eropa mengenai kemajuan wanita. Dengan membaca buku tersebut, ia pun sadar bahwa perempuan Indonesia sangat tertinggal jauh di belakang dengan perempuan di Eropa. Mulai dari situ, Kartini berniat untuk memajukan perempuan di Indonesia, mulai dari bidang pendidikan. Bagaimana perjuangan Kartini terhadap emansipasi wanita saat itu? Yuk simak infonya di bawah ini.

Mendirikan Sekolah Khusus Perempuan

Pada tahun 1912, Kartini mendirikan sekolah khusus perempuan pertama yang diberi nama “Sekolah Kartini”di kabupaten Rembang, sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai gedung pramuka. Kemudian, Sekolah Kartini juga didirikan di beberapa kota yaitu Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon, dan daerah lainnya. Untungnya, Kartini menikah dengan suaminya yang bernama K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat dan sangat mengerti cita-cita Kartini untuk mendirikan sekolah perempuan.

Curhatan Kartini tentang Perempuan Indonesia dalam Surat-Suratnya

Selama hidupnya, Kartini sangat senang menuliskan sebuah surat untuk teman-temannya baik di dalam negeri maupun di Eropa khususnya Belanda. Dalam suratnya, ia menuliskan keluh kesah kondisi perempuan Jawa pada masa itu. Selain itu, ia pun juga menceritakan keinginannya untuk memajukan perempuan Indonesia. Ketika Kartini menghembuskan nafas terakhirnya di tahun 1904, surat tersebut dikumpulkan menjadi sebuah buku yang dalam bahasa Belanda berjudul “Door Duisternis tot Licht” (Habis Gelap Tebitlah Terang).

Buku “Habis Gelap Terbitlah Terang” dan dampaknya terhadap Emansipasi Wanita

Pada tahun 1911, buku “Habis Gelap Terbitlah Terang” pertama kali diterbitkan. Salah satu teman Kartini bernama Mr. J.H. Abendanon yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama dan Kerajinan Hindia Belanda mengumpulkan surat-surat yang pernah dikirimkan oleh Kartini kepada teman-temannya di Eropa. Buku ini sebagai penanda bahwa wafatnya Kartini tidak mengakhiri perjuangannya terhadap emansipasi wanita. Justru, buku ini berperan sebagai pedoman kaum perempuan di masa mendatang.

Itulah kisah Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita pada masa penjajahan Belanda. Dengan mengetahui kondisi perempuan Indonesia pada masa itu, tentunya kita sangat berterimakasih kepada sosok Kartini. Berkat jasanya, sebagai perempuan kita diberikan kebebasan sepenuhnya untuk menentukan pilihan dalam hidup, baik untuk pendidikan, karir, ataupun memilih pasangan. Hidupkanlah jiwa Kartini dalam dirimu dan tolak tegas diskriminasi dalam bentuk apapun.

gambar sumber https://www.tribunnews.com/nasional/2021/04/20/70-kutipan-ra-kartini-kata-bijak-tentang-emansipasi-perempuan-hingga-cinta-untuk-status-di-sosmed?page=all

Wajib Catat! 5 Hal Sebelum Mengikuti UTBK-SBMPTN 2021

Wajib Catat! 5 Hal Sebelum Mengikuti UTBK-SBMPTN 2021


Ujian Tulis Berbasis Komputer atau disingkat UTBK merupakan tes untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri yang dilaksanakan oleh LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi), yaitu satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. Sejak 2019, tes UTBK menjadi syarat wajib kalau kamu ingin mengikuti SBMPTN atau jalur mandiri untuk mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Indonesia. 

 Tentunya, pelaksanaan tes UTBK ini bertujuan untuk memprediksi calon mahasiswa yang dapat mengerjakan soal ujian dengan baik, cepat atau tepat waktu.

Wajib kamu ketahui juga kalau UTBK tidak diperuntukkan untuk calon mahasiswa yang sudah diterima melalui jalur SNMPTN. UTBK 2021 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2019, 2020, dan 2021, dari Pendidikan Menengah (SMA/SMK, dan sederajat), serta lulusan paket C tahun 2019, 2020, dan tahun 2021. Tes UTBK – SBMPTN 2021 ini merupakan kesempatan kedua bagi para calon mahasiswa yang belum lulus di jalur SNMPTN kemarin. Nah, sebelum mengikuti tesnya yang akan diadakan pada tanggal 12 sampai 18 April ini, yuk simak 5 hal yang harus kamu ketahui sebelum mengikuti tes UTBK nanti!

1.Nilai Aman untuk Lulus UTBK – SBMPTN 2021

Setiap ujian pasti memiliki perhitungan ujian yang berbeda-beda, begitu juga dengan nilai yang harus kamu dapat agar lulus mengikuti sebuah tes. Mengetahui nilai aman UTBK – SBMPTN 2021 sangatlah penting agar potensi untuk memasuki PTN favoritmu semakin besar. Nilai aman yang harus kamu dapatkan adalah 655 ke atas. Jika dibuat rentang, capailah range nilai antara 650-700 untuk lulus ujian SBMPTN. Ingat, setiap PTN dan jurusannya masing-masing memiliki range nilai kelulusan yang berbeda-beda, jadi, jangan sampai salah pilih ya! 

2. Daya Tampung SBMPTN 2021

Ujian SBMPTN bukan hanya berbicara tentang nilai dan strategi belajar, tapi kamu juga harus mengetahui daya tampung jurusan atau prodi di masing-masing PTN. Dengan mengetahui daya tampung, kamu bisa memperkirakan seberapa besar sih peluang untuk bisa lulus masuk ke prodi tersebut. Salah satunya adalah jurusan Ilmu Hukum di UI (Universitas Indonesia) yang memiliki daya tampung sebesar 90 kursi. Sedangkan untuk jurusan Saintek, Pendidikan Dokter memiliki daya tampung terbanyak sebesar 54 kursi. 

3. Jadwal Pelaksanaan UTBK – SBMPTN 2021 

Selain nilai dan juga daya tampung, hal berikutnya yang tidak kalah penting yaitu jadwal pelaksanaan UTBK – SBMPTN 2021, meliputi tanggal, jam, dan juga lokasi. Pelaksanaan UTBK – SBMPTN 2021 terbagi menjadi 2 gelombang, pertama dilaksanakan pada tanggal 12-18 April 2021, sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada tanggal 26-30 April 2021 dan 1-2 Mei 2021. Jangan lupa juga untuk cek lokasi pelaksanaan tes UTBK biar kamu nggak salah tempat ya!

4. Materi dan Jenis Soal UTBK – SBMPTN 2021

Mungkin kamu sudah sering mendengar yang namanya TKA (Tes Kompetensi Akademik). Namun, khusus tes UTBK 2021 ini, kamu akan menghadapi jenis tes TPS atau singkatan dari Tes Potensi Skolastik. Perbedaan kedua jenis soal ini yaitu terletak pada tujuannya, di mana untuk soal TKA bertujuan untuk mengukur pemahaman calon mahasiswa terhadap materi yang diajarkan sewaktu sekolah, sedangkan untuk soal TPS bertujuan mengukur potensi seseorang untuk masuk ke Perguruan Tinggi. 

5. Peraturan Tata Tertib Pelaksanaan UTBK – SBMPTN 2021

Hal terakhir yang harus kamu perhatikan adalah peraturan tata tertib pada saat pelaksanaan ujian, mulai dari aturan berpakaian, dokumen yang harus dibawa, hingga aturan protokol kesehatan. Kebayang nggak sih udah belajar mati-matian tapi di hari ujian malah salah kostum? Pastinya, kamu nggak mau kalau sampai hal itu terjadi. Pada saat pelaksanaan tes UTBK tahun ini, peserta wajib menggunakan pakaian berkerah dan membawa kartu peserta SBMPTN yang tidak dilaminating. Peserta juga diwajibkan menggunakan masker dan sedang dalam kondisi yang sehat. 

Itu dia 5 hal yang harus kamu perhatikan sebelum mengikuti test UTBK – SBMPTN 2021. Setelah membaca informasi ini, kita tahu bahwa strategi saat mengikuti ujian memang sangat diperlukan ya! Pentingnya untuk survei informasi PTN terlebih dahulu seperti daya tampung dan nilai yang diperlukan membuat kita dapat melihat besarnya potensi untuk bisa lulus. Semangat untuk kamu yang saat ini sedang berjuang, semoga kamu berhasil masuk ke PTN impian ya!  

ILUSTRASI Gambar Jangan Menyerah! Masih ada seleksi UTBK-SBMPTN 2021, simak cara daftarnya ini. Tribun Jabar/Gani Kurniawan

Ingin Punya Kartu Indonesia Pintar? Yuk Cek Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Punya Kartu Indonesia Pintar? Yuk Cek Cara Daftar dan Persyaratannya

Pada tanggal 3 November 2014 lalu, Presiden Indonesia Joko Widodo secara resmi meluncurkan program bernama Kartu Indonesia Pintar (KIP) bersamaan dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan program hasil kerja sama antara tiga Kementerian, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Agama (Kemenag). Lalu, untuk siapa Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan apa manfaatnya?

Kartu Indonesia Pintar merupakan program yang dirancang untuk membantu anak-anak sekolah yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin/prioritas agar mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat. Program ini juga bertujuan untuk mencegah anak-anak mengalami putus sekolah karena masalah biaya pendidikan. Bukan hanya itu saja, dengan adanya program ini, diharapkan dapat membantu anak-anak yang putus sekolah untuk kembali bersekolah. Siapa sajakah sasaran utama, manfaat serta cara mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP)? Yuk simak informasi di bawah ini. 

1.Sasaran Utama Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Kartu ini diperuntukkan untuk peserta didik berusia 6 sampai 21 tahun dari keluarga miskin dengan beberapa pertimbangan khusus, yaitu memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan peserta Program Keluarga Harapan (PKH).  Selain itu, Kartu Indonesia Pintar (KIP) ini juga diperuntukkan untuk yatim piatu, penyandang disabilitas, dan korban bencana alam/musibah. 

2. Manfaat Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Program Kartu Indonesia Pintar menjamin dan membantu peserta didik yang berasal dari keluarga miskin dapat menikmati dunia pendidikan dengan memberikan dana bantuan sesuai dengan usia dan jenjang pendidikan. Pengkategorian tersebut dilakukan karena tidak semua jenjang pendidikan membutuhkan biaya yang sama. Tentunya, biaya pendidikan jenjang SD berbeda dengan jenjang SMA. Untuk lebih lengkapnya, berikut rincian dana bantuan yang disiapkan pemerintah. 

  • Peserta didik SD/MIPaket A mendapatkan Rp450.000,- per tahun. 
  • Peserta didik SMP/MTS.Paket B mendapatkan Rp750.000,- per tahun
  • Peserta didik SMA/SMK/MAPaket C mendapatkan  Rp1.000.000,- per tahun 

3. Cara Mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Untuk mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP), peserta didik dapat membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) orangtuanya ke lembaga pendidikan terdekat atau sekolah. Kemudian, sekolah akan mendaftarkan ke dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Jika tidak memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), orangtua peserta didik dapat meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) ke RT/RT/Kelurahan terlebih dahulu.  

Itulah beberapa informasi seputar Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang harus kamu ketahui sebelum mendaftar. Setelah membaca informasi ini, tentunya kamu tahu bahwa Kartu Indonesia Pintar (KIP) dirancang tidak untuk semua orang, melainkan hanya diperuntukkan kepada mereka yang membutuhkan. Adanya program Kartu Indonesia Pintar (KIP) memberikan kesempatan kepada peserta didik dari keluarga tidak mampu untuk menggapai mimpi dan cita-citanya. Dengan ini, Indonesia satu langkah lebih maju untuk memajukan dan mencerdaskan bangsanya secara merata lewat pendidikan.